“Adit! Bang Jarwo makin deket,” ucap Denis ketakutan di atas boncengan sepedanya Adit.
“Adiiiiiiiiit!” teriak Bang Jarwo yang berusaha mengejar Adit dan Dennis dengan mengendarai sepeda motor bersama Bang Sopo.
Itulah potongan cerita yang dijadikan opening dalam setiap episode serial kartun Adit dan Sopo Jarwo. Ya, inilah film animasi pertama karya anak bangsa Indonesia yang mampu merebut hati jutaan pemirsa televisi negeri ini.
Kesuksesan “Adit dan Sopo Jarwo” mungkin diluar dugaan dan melebihi ekspektasi kreatornya sendiri. Tetapi itulah realitanya. Masyarakat dari beragam usia memberi respon positif terhadap tayangan edukatif tersebut. Tayangan animasi “Adit dan Sopo Jarwo” dipersepsikan sebagai jawaban menyegarkan di saat masyarakat sudah semakin jenuh dengan program-program siar televisi yang semakin tidak mendidik, mengedepankan hiburan semata, serta rating orientedtanpa meninggalkan pesan moral untuk penontonnya, sekalipun itu dikemas dalam program siar berlabel SU (Segala Umur) atau BO (Bimbingan Orangtua). Selain faktor kejenuhan, tidak bisa dipungkiri, citra “Adit dan Sopo Jarwo” sebagai serial animasi karya putera Indonesia turut mendongkrak popularitas acara tersebut.
Melalui serial animasi “Adit dan Sopo Jarwo”, masyarakat bisa belajar menjadi seorang pemberi motivasi seperti karakter Adit, sosok pemimpin bijaksana sepert Haji Udin Sang Ketua RW, sosok pebisnis yang tidak pernah lupa shalat seperti Kang Ujang. Tidak hanya memberi inspirasi, serial “Adit dan Sopo Jarwo” juga menyentil perilaku materialistis sebagian anggota masyarakat yang tak mengenal ketulusan, doyan sabet sana sini tetapi tidak profesional dan tidak bertanggung jawab melalui sosok Bang Jarwo. Masyarakat juga ditampar melalui kehadiran sosok lemah Bang Sopo yang hanya bisa berkata “Iya Bos, iya,” setiap mendapat perintah Boss Jarwo.
Selain pelajaran yang dihadirkan setiap tokohnya, melalui lagu penutupnya, serial animasi “Adit dan Sopo Jarwo” mengajak penggemarnya untuk berani dan tak pernah berhenti berusaha meraih impian-impiannya, serta meyakini bahwa energi persahabatan bisa mengatasi setiap tantangan.
Kini “Adit dan Sopo Jarwo” telah mendapat tempat di hati masyarakat. Diharapkan, program siar ini tetap mengedepankan pesan moral edukatif untuk anak-anak tanpa terkontaminasi dengan memasukkan kisah-kisah percintaan ala orang dewasa.
saya tiap hari nonton Adit dan Sopo Jarwo. Animasi ini sukses banget mendongkrak citra animasi indonesia yang kerap direndahkan. Pokoknya keren deh :D
BalasHapusya, semoga ini menjadi awal kebangkitan animasi dan tontonan yang memperhatikan sisi perkembangan anak :)
BalasHapus