Berdasarkan
catatan yang ada di wikipedia, pria ini dilahirkan tanggal 10 Mei 1942. Berarti
usianya sudah mencapai 73 tahun. Meski usianya sudah tergolong senja, namun
perilakunya masih tetap tidak berubah sama sekali, tetap MENJENGKELKAN.
Apa yang
menjengkelkan dari sosok Haji Muhammad Sulaeman? Tanya saja pada korban-korbannya,
seperti Bang Malih, Mpok Atik, Parto, juga Sule. Sebenarnya ada satu lagi
korban Pak Haji Muhammad Sulaeman yaitu Mpok Nori. Tapi sebagaimana telah
diketahui, Mpok Nori telah meninggalkan dunia ini. Pokoknya, 98% orang yang
pernah beradu akting dengannya pasti akan dibuat menderita.
Untuk bisa
berdialog lancar dengan Pak Haji Muhammad Sulaeman, maka diperlukan dua hal:
yaitu uang secukupnya (bisa diganti dengan makanan/minuman) dan perempuan
cantik. Ya, hanya dua hal itu yang bisa membuat pendengaran Pak Haji berfungsi normal.
Jika tidak bisa menyediakan itu, bersiap-siaplah urat leher mengembang atau
bahkan sakit tenggorokan. Bahkan pengeras suara juga tak sanggup menembus gendang
telinganya.
Waduh,
separah itukah budegnya Pak Haji Muhammad Sulaeman? Hahahaha.... Tenang. Jangan
khawatir. Budegnya Pak Haji hanya terjadi di dunia hiburan. Itupun saat ia
sedang berakting. Di luar panggung, Pak Haji adalah pria normal, termasuk
normal pendengarannya.
Siapa
sebenarnya Pak Haji Muhammad Sulaeman? Dijamin, anda pasti kesulitan menemukan
nama Haji Muhammad Sulaeman di layar televisi. Karena ia lebih dikenal dengan
nama Haji Bolot.
Berbekal
akting budegnya yang sempurna, Haji Bolot yang merintis karir sebagai pemain
lenong Betawi telah banyak membintangi sejumlah film dan sinetron bergenre
komedi. Pemirsa televisi yang sekarang berusia 25 tahun ke atas mungkin masih
ingat dengan Pepesan Kosong. Sinetron yang populer di era 90an itu adalah salah
satu tayangan yang melambungkan duet maut Bolot dan Malih. Di era 2000an, Haji
Bolot juga masih ramai job. Selain sering menjadi bintang tamu Opera Van Java,
kini Haji Bolot juga menjadi pemain tetap di acara Ini Talk Show yang dipandu
oleh Sule dan Andre Taulany.
Komentar
Posting Komentar